STRATEGI PENYESUAIAN PROSEDUR KOMPENSASI DAN TUNJANGAN UNTUK MEMPERKUAT KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA AWAK KAPAL PT XYZ SAMUDERA CREWING

Authors

  • Agung Kwartama Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Keywords:

Sistem Kompensasi, Kinerja SDM Maritim, Teori Keadilan, Teori Harapan, Strategi Penyesuaian Prosedur

Abstract

Industri pelayaran global yang kompetitif menuntut kinerja sumber daya manusia (SDM) awak kapal yang optimal. PT XYZ Samudera Crewing menghadapi tantangan dalam mempertahankan dan meningkatkan kinerja awak kapalnya, di mana sistem kompensasi yang ada diduga belum sepenuhnya efektif memotivasi dan mencerminkan kontribusi serta tantangan pekerjaan di laut. Penyesuaian prosedur kompensasi yang strategis menjadi krusial untuk daya saing dan keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini berlandaskan pada teori keadilan (Equity Theory) dan teori harapan (Expectancy Theory). Keadilan memastikan kompensasi dirasakan adil secara internal (antarjabatan) dan eksternal (pasar kerja). Harapan menghubungkan usaha, kinerja, dan imbalan, menekankan pentingnya kompensasi yang dipersepsikan mampu memenuhi kebutuhan awak kapal dan terkait langsung dengan pencapaian target. Terdapat kesenjangan antara sistem kompensasi saat ini dengan kebutuhan untuk meningkatkan motivasi, retensi, dan kinerja awak kapal PT XYZ. Prosedur yang kurang fleksibel dan kurang memperhitungkan faktor kinerja individu serta tantangan spesifik lingkungan kerja maritim diduga menjadi akar permasalahan. Penelitian kualitatif eksploratif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajemen HRD dan sejumlah awak kapal dari berbagai jabatan serta observasi dokumen kebijakan kompensasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi kebutuhan, tantangan, dan rekomendasi penyesuaian prosedur. Studi mengungkapkan bahwa prosedur kompensasi yang ada kurang responsif terhadap faktor kinerja individu, lamanya masa kerja (loyalitas), dan kompleksitas tugas spesifik di kapal. Awak kapal menginginkan sistem yang lebih transparan, adil, dan menghargai kontribusi serta pengalaman langsung. Penyesuaian strategis yang mengintegrasikan komponen kinerja, senioritas berbasis kompetensi, dan tunjangan spesifik lingkungan maritim dipandang esensial. Implementasi prosedur kompensasi yang direvisi harus mencakup: (1) Pengembangan skala gaji yang lebih kompetitif dan adil berbasis benchmark pasar serta analisis jabatan; (2) Integrasi bonus kinerja individu dan tim yang terukur; (3) Pemberian tunjangan spesifik yang relevan dengan tantangan pekerjaan di laut; (4) Peningkatan transparansi dan komunikasi kebijakan kompensasi. Evaluasi berkala terhadap efektivitas prosedur baru diperlukan.

Downloads

Published

2025-11-25